Memaknai Idul Adha 1430 H

Allahuakbar…Allahuakbar…Allahuakbar…Laa ilaa ha illallahu AllahuAkbar…Allahuakbar walilla ilham…

Kumandang takbir menggema diseluruh antero jagat raya…hari raya idul adha disambut kembali oleh smua umat islam. Hari dimana diperingati peristiwa yang dialami oleh Nabi Ibrahim as. suatu mimpi yang didalamnya beliau diperintahkan untuk menyembelih putranya sendiri yaitu Nabi Ismail as. atas keikhlasan hati dari nabi ibrahim as dan juga putranya tersebut maka pada saat ibrahim akan merealisasikan mimpinya tersebut ternyata Allah swt menggantinya dengan seekor kambing.

Subhanallah,,,setidaknya kita yang sekarang sedang memperingati kembali idul qurban maka hendaknya kita meneladani keihklasan hati nabi ibrahim as dan juga nabi isma’il as. Qurban yang berasal dari bahasa arab yaitu qorib yang berarti dekat, dengan berqurban maka selayaknya kita smua mendekatkan diri kepada Allah swt.

Lagu balas pantun

Lagi nonton gosip gosipan artis dilayar kaca televisi. si pembawa gosip yang cantik dengan busana mini malisnya berceloteh ria menggosipkan artis yang cantik- cantik dan ganteng- ganteng. lalu sebuah syair yang mendayu terlantun “separuh jiwaku pergi….memang indah semula…namun berakhir luka…”, lagu dari Anang Hermansyah mantan suami diva cantik KD itu membuat pendengar menjadi terharu dan berempati pada sang pelantun. Seolah dalam lagu itu Anang bercerita tentang pengkhianatan cinta yang dilakukan oleh mantan istrinya.Wau…mungkin memang itu luapan hati Anang yang ingin diceritakan pada dunia. Tak mau kalah dengan Anang, KD pun dalam lagu barunya seakan menjawab lantunan syair Anang yang berjudul ” Aku  wanita biasa”. Dari tajuknya KD seolah menjawab syair Anang  bahwa KD hanyalah wanita biasa yang tidak lepas dari kesalahan.” maafkan aku bila hasratku keliru…ku yang dosakan cinta…hmmm…jdi seprti berbalas pantun ya. Dan tak hanya pada single SJP dan AWB, single selanjutnya yang juga akan belanjut berbalas pantun yaitu Anang dengan singlenya ” Hujan Menangis” dengan sahutan dari KD ” Kau Selalu Dihatiku”.ckckck…berbalas pantun yang mendongkrak penjualan album…baguuuuz…;D

Hujan Anugrah jdi musibah

Musim hujan telah datang kembali. meskipun sebagian kota belum merata mnikmati guyuran hujan. tak ada pesta atau perayaan apa pun untuk  menyambut kembali datangnya air langit itu,meskipun sbagian orang merasakan anugrah karena tanahnya yang tandus menjadi basah kembali. Hujan tak hanya membawa berkah, karena dilain hal merupakan sumber ketakutan bagi sebagian orang. Musim hujan adalah dimana saat hujan tiada hentinya mengguyur bumi, dimana seperti yang kita ketehui dalam siklus hujan. Namun bagaimana jika dalam siklus tersebut terdapat bagian yang berhenti berfungsi. hal ini lah yang menyulut kkhawatiran akan datangya hujan yang tidak berkesudahan. Lalu bagaimana dengan tata wilayah kota saa ini, dimana kota- kota besar telah penuh sesak dengan pemukiman penduduk. Mau lari kemana air hujan yang selalu datang dalam waktu yang terus menerus itu. tak akan menjadi musibah jika masih terdapat pepohonan ataupun penghijauan disekitarnya. dan juga bila terdapat daerah resapan. namun pembangunan tlah serakah,tak pernah menimbang kemurkaan alam. Maka yang harus diperbaiki adalah kesadaran kita, bahwa smua adalah sebab akibat dri apa yang telah kita perbuat. Alam hanya merespon atas perilaku penghuninya. Membuang sampah sembarangan hingga selokan dan sungai2 tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Smoga hujan menjadi ramah kembali entah kapan smpai kita smua sadar….